Sugiono umumkan pencalonan Indonesia untuk kursi tidak tetap DK PBB 2029–2030
Pidato di Majelis Umum ke-81. Komitmen yang ia sebut: membina persatuan, memajukan perdamaian, hukum internasional. Ini pencalonan, bukan kursi yang sudah dipegang.
Larasati Wijaya · Minggu, 27 September 2026 · 18.10 WIB · 74 rb pembaca

NEW YORK — Menteri Luar Negeri Sugiono mengumumkan Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk 2029–2030. Kalimat itu ia ucapkan di Sidang Majelis Umum ke-81. Katadata menaruh pidato pada Sabtu waktu setempat. Detik mengutip video kanal Kemlu yang beredar Minggu.
"Yang Mulia Presiden, dengan semangat inilah Indonesia mengajukan pencalonan diri untuk kursi tidak tetap di Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030," katanya, dikutip Detik. Katadata mencatat komitmen yang ia bawakan: "Membina Persatuan, Memajukan Perdamaian". Membina persatuan, dalam paparannya, berarti membangun kepercayaan pada sistem multilateral dan menjaga saluran dialog. Jika terpilih, ia mengatakan Indonesia akan merangkul semua pihak, menjunjung Piagam PBB, dan menjaga kerja sama terbuka. Ia juga mengingat seruan Prabowo di forum yang sama tahun lalu.
Yang belum
Pencalonan bukan pemilihan. Tidak ada hasil pemungutan, tidak ada daftar pesaing di grup regional, dan tidak ada jadwal pemungutan di berita ini.
Breakout menyusun berita ini dari laporan terbuka Detik dan Katadata. Foto: aula Majelis Umum, rekonstruksi redaksi.



