Senin, 28 September 2026Live
BREAKOUTTerbaru · Terpanas
TerpanasLingkungan2 mnt

Karhutla Bukit Setampol Rinjani meluas jadi 723,7 hektare; 74 hektare padam, api masih jalan

Api pertama Selasa 22 September pukul 18.50 Wita. BPBD NTB: angin kencang dan medan terjal. Jalur Torean sudah ditutup sejak 23 September. Tidak ada korban jiwa dalam laporan BNPB Kamis.

Raka Nugraha · Sabtu, 26 September 2026 · 21.10 WIB · 105 rb pembaca

MATARAM — Kebakaran di Bukit Setampol, Resor Torean, jalur pendakian Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Utara, mencapai 723,7 hektare pada Sabtu. Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin mengatakan api pertama terlihat Selasa 22 September sekitar pukul 18.50 Wita dan belum padam seluruhnya. Dari luas itu, 74,161 hektare berhasil dipadamkan. Sisanya masih membakar vegetasi.

Kendala yang ia sebut: angin kencang dan medan terjal. Pemadaman dikoordinasikan dengan BPBD Lombok Utara dan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani. Personel yang dikerahkan meliputi TNGR, Manggala Agni, TNI, Polri, polisi hutan, Masyarakat Peduli Api, dan porter. TNGR sudah menutup jalur Torean pada 23 September. Jumat, 25 September, balai taman nasional masih mencatat 589 hektare. Angka Sabtu adalah pembaruan, bukan dua kebakaran.

Yang tidak berubah

BNPB pada Kamis mengatakan tidak ada korban jiwa dan tidak ada warga terdampak dalam peristiwa di Bukit Setampol. Breakout tidak menulis angka korban baru karena belum ada koreksi atas kalimat itu.

Breakout menyusun berita ini dari laporan terbuka ANTARA. Foto: lereng dan asap jauh, rekonstruksi redaksi.

Terkait