Baleg DPR plenokan RUU Reforma Agraria Senin, paripurna 22 September; TNI minta tanah pertahanan dikecualikan
Ketua Baleg Bob Hasan. TNI: verifikasi lintas kementerian, bukti hak sah. Maret 2025: 42 sertifikat 32.782 ha untuk Pussenif.
Dian Purnama · Senin, 21 September 2026 · 10.00 WIB · 46 rb pembaca

JAKARTA — Badan Legislasi DPR menargetkan RUU Reforma Agraria diputuskan di rapat kerja pleno Senin (21/9), lalu paripurna Selasa (22/9). Ketua Baleg Bob Hasan, Rabu lalu: Timus-Timsin dikebut Jumat–Sabtu agar Senin siap pandangan mini fraksi. Peserta raker menjawab setuju. Breakout menulis target, bukan hasil pleno yang belum keluar pagi ini.
Asrenum Panglima TNI Letjen Candra Wijaya, Rabu: tanah negara yang sah dan masih perlu untuk pertahanan dikecualikan dari objek reforma, lewat verifikasi lintas kementerian dan bukti hak. Maret 2025: ATR/BPN serahkan 42 sertifikat 32.782,5 hektare untuk Pussenif Kodiklat AD. Januari 2026: HGU di atas tanah Kemhan TNI AU Lampung 85.244 hektare dicabut, nilai sekitar Rp14,5 triliun — angka yang ia sebut di rapat, bukan appraisal kami.
Yang belum sah
RUU belum undang-undang sampai paripurna. Pengecualian tanah TNI masih usulan. Yang kami pegang: jadwal Baleg dan isi usulan TNI.
Breakout menyusun berita ini dari laporan terbuka CNN Indonesia. Foto: kompleks DPR, rekonstruksi redaksi.



