United Russia unggul 57,5% di pemilu Duma; Kyiv tuduh serang Moskow dengan ratusan drone
Pemilu tiga hari pertama sejak invasi 2022. Putin: ujian dukungan perang. TASS: serangan drone terbesar sejak perang. Sistem politik dikritik tidak menoleransi oposisi.
M. Iqbal Hakim · Senin, 21 September 2026 · 08.00 WIB · 74 rb pembaca

MOSKOW — Hasil awal pemilu parlemen Rusia, Minggu: United Russia 57,5 persen. Putin membingkai pemilu tiga hari ini sebagai ujian dukungan perang Ukraina — pemilu Duma pertama sejak invasi 2022. Partai lain yang hampir selalu sejalan di isu besar — Komunis, LDPR, New People, Just Russia — jauh di belakang tapi diperkirakan tetap masuk Duma. Pengkritik: sistem tidak menoleransi oposisi sungguhan.
Pemerintah Rusia menuduh Ukraina mengganggu pemilu dengan ratusan drone ke Moskow dan wilayah lain. TASS: serangan jenis itu terbesar sejak perang. Sabtu, Al Jazeera: serangan Rusia di Ukraina menewaskan delapan orang; Kharkiv lima, Kherson tiga. Angkatan Udara Ukraina: 174 drone plus dua rudal antiship Zircon, 141 dicegat.
Yang kami tulis
Angka 57,5 persen adalah hasil awal resmi. Breakout tidak menulis pemilu itu bebas. Kami juga tidak menghitung drone. Yang kami pegang: hasil yang diumumkan dan korban yang dikonfirmasi gubernur Ukraina.
Breakout menyusun berita ini dari laporan terbuka The Jakarta Post dan Al Jazeera. Foto: langit Moskow, rekonstruksi redaksi.



