Hari kelima: SAR perluas laut dan udara, delapan orang masih hilang di Selat Sunda
Delapan orang hilang sejak Senin dari Carita menuju Anak Krakatau. Enam sektor laut, satu sektor udara. Helikopter Dauphin dan drone termal diturunkan.
Larasati Wijaya · Sabtu, 12 September 2026 · 14.20 WIB · 242 rb pembaca

SELAT SUNDA — Pencarian masuk hari kelima. Delapan orang — lima pewarta foto dan tiga awak — hilang kontak sejak Senin (7/9) setelah speed boat berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju Anak Krakatau. Titik terakhir tercatat 14.42 WIB. Komunikasi putus 15.04 WIB.
Tim SAR gabungan membagi enam sektor laut, total sekitar 2.537 mil laut persegi, plus satu sektor udara. Di air: KRI Leuser, Kerambit, Lepu, KN SAR Tetuka, Basudewa, dan kapal cepat Banten–Lampung. Di udara: helikopter Dauphin AS 365 dan dua drone termal Basarnas.
Yang sudah ada, yang belum
Yang sudah di tangan pencari: temuan pelampung yang masih diuji. Yang belum: kepastian orang. Identifikasi tidak kami percepat dari spekulasi. Nama tidak kami tayangkan. Yang kami tayangkan: waktu berangkat, radius, dan siapa yang memegang komando.
Laut di sini tidak menunggu izin siaran pers. Yang diminta posko hanya satu: jangan hentikan kapal sebelum malam.
Breakout menyusun berita ini dari laporan terbuka CNN Indonesia dan pengumuman posko. Klaim cuaca dan temuan di lapangan kami tulis sebagai laporan yang masih berjalan, bukan sebagai penutupan kasus.



