Jumat, 18 September 2026Live
BREAKOUTTerbaru · Terpanas

Indonesia bidik kursi DK PBB kelima, 2029–2030, suara Global South

Kampanye diluncurkan pekan depan di Sidang Umum ke-81. Juru bicara Kemlu: jembatan, dialog, solusi praktis. UNGA juga memilih Sekjen baru.

M. Iqbal Hakim · Kamis, 17 September 2026 · 19.11 WIB · 64 rb pembaca

JAKARTA / NEW YORK — Indonesia akan meluncurkan kampanye kursi non-permanen Dewan Keamanan PBB untuk 2029–2030, pekan depan, di sela Sidang Umum ke-81. Juru bicara Kemlu Yvonne Mewengkang, Kamis: peacekeeping, diplomasi preventif, pencegahan konflik, perlindungan sipil. "Indonesia aims to act as a bridge-builder… We will also bring the voice and priorities of the Global South."

Ini akan jadi term kelima jika terpilih. Sidang New York juga dekat dengan pemilihan Sekretaris Jenderal. Anggota yang menunggak iuran memaksa pemotongan anggaran 2026 sembilan persen dan sekitar seperlima tenaga kerja. Guterres: lintasan sekarang tidak tertahankan. Helen Clark, di The Jakarta Post: PBB tidak bisa menunggu konsensus untuk bekerja.

Yang belum

Kampanye belum voting. Kursi 2029 bukan kursi tahun ini. Breakout menulis jadwal peluncuran dan janji, bukan hasil pemungutan.

Breakout menyusun berita ini dari laporan terbuka The Jakarta Post. Foto: markas PBB, rekonstruksi redaksi.

Terkait