Senin, 28 September 2026Live
BREAKOUTTerbaru · Terpanas
Ekonomi2 mnt

BI tetap mengedarkan rupiah bertanda tangan Purbaya dan Perry; Destry: cetak bertahap, bukan seri pejabat baru sekaligus

Pecahan Rp100 ribu tahun emisi 2022, tahun cetak 2026. Destry, Kamis: kebutuhan uang kartal tidak dicetak sekaligus di awal tahun. Uang itu alat bayar yang sah.

Citra Lestari · Sabtu, 26 September 2026 · 07.30 WIB · 62 rb pembaca

JAKARTA — Bank Indonesia masih mengedarkan uang kertas yang memuat tanda tangan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan mantan Gubernur BI Perry Warjiyo. Yang ramai di kolektor adalah pecahan Rp100 ribu, tahun emisi 2022, tahun cetak 2026. Gubernur BI Destry Damayanti, Kamis, mengatakan ini bagian dari cetak rutin untuk kebutuhan uang kartal, bukan peluncuran desain pejabat yang sekarang.

"Hari ini terbit yang seri baru, tanda tangan dari Pak Menteri Keuangan yang lama dan Bapak Gubernur juga yang sebelumnya," katanya di Gedung BI, dikutip CNN Indonesia. Pencetakan, katanya, mengikuti tahapan dalam satu periode. BI tidak mencetak seluruh kebutuhan sekaligus di awal atau akhir tahun. Tanda tangan pejabat baru menyusul sesuai jadwal cetak, bukan mengganti lembar yang sudah beredar menjadi tidak sah.

Yang tidak kami jual

Ini penjelasan bank sentral soal edaran. Bukan harga kolektor dan bukan imbauan menukar uang lama.

Breakout menyusun berita ini dari laporan terbuka CNN Indonesia. Foto: kertas cetak tanpa nominal, rekonstruksi redaksi.

Terkait