Jumat, 18 September 2026Live
BREAKOUTTerbaru · Terpanas
TerpanasPolitik2 mnt

Basarnas tutup SAR Selat Sunda setelah 10 hari nihil; pantau VTS dan patroli tetap jalan

Delapan orang belum ditemukan. 13 objek terapung sudah diverifikasi, bukan kelengkapan Arupadhatu 1. Operasi bisa dibuka lagi jika ada petunjuk baru.

Larasati Wijaya · Jumat, 18 September 2026 · 10.45 WIB · 413 rb pembaca

CARITA — Operasi SAR gabungan di Selat Sunda ditutup, Jumat, setelah 10 hari tanpa temuan. Gubernur Banten Andra Soni: tidak ada tanda kapal cepat Arupadhatu 1 maupun delapan orang di semua sektor. Luas pencarian terakhir 8.509 mil laut persegi. Nama pewarta dan awak tidak kami tayangkan.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad, Kamis malam: aturan Basarnas tujuh hari. Hari ketujuh sudah nihil. Perpanjangan tiga hari sampai Kamis juga nihil. "Kalau kami mengacu pada peraturan kami, seharusnya kita sudah closed." 13 objek terapung — termasuk terpal hijau — sudah dicek Polairud, bukan kelengkapan kapal.

Yang tidak ditutup

Pemantauan tetap: VTS, SRO, Polairud, patroli TNI AL. Posko Basarnas Banten bisa dibuka lagi jika ada petunjuk baru atau laporan masyarakat. Itu janji posko, bukan jadwal operasi baru.

Kalau kami mengacu pada peraturan kami tersebut, seharusnya kita sudah closed.

Breakout menyusun berita ini dari laporan terbuka posko. Foto: dermaga Carita sepi, rekonstruksi redaksi, bukan foto kantor berita.

Terkait