Trump: AS dapat kendali permanen keamanan Greenland; Denmark: kedaulatan tetap utuh
Pakta pertahanan dijadwalkan diteken pekan depan di sela UNGA. Musuh non-NATO dilarang bangun pangkalan. Frederiksen: hak penentuan nasib orang Greenland diakui.
M. Iqbal Hakim · Sabtu, 19 September 2026 · 09.07 WIB · 287 rb pembaca

WASHINGTON / KOPENHAGEN — Presiden AS Donald Trump, Jumat malam, mengumumkan kesepakatan dengan Denmark dan Greenland: Washington mendapat kemampuan permanen untuk mengamankan pulau itu, dan musuh AS dilarang bangun pangkalan tanpa izin tertulis AS. Menlu Denmark Lars Løkke Rasmussen, Sabtu: kesepakatan mengikat, memperkuat keamanan Arktik. Perdana Menteri Mette Frederiksen: kedaulatan Kerajaan dan hak penentuan nasib orang Greenland diakui.
Al Jazeera: pakta dijadwalkan diteken pekan depan di sela Sidang Umum PBB, menunggu parlemen Denmark dan Greenland. Pejabat State Department, anonim: negara non-NATO dilarang bangun pangkalan; investasi sensitif hanya AS dan sekutu. Rincian lokasi militer baru belum keluar. Breakout menulis pengumuman, bukan peta pangkalan.
Yang belum
Teks perjanjian belum dipublikasikan. "Kendali permanen" versi Trump dan "kedaulatan tetap" versi Kopenhagen masih harus dibaca dalam satu naskah. Yang kami pegang: jadwal teken, larangan pangkalan non-NATO, dan pernyataan kedaulatan.
Breakout menyusun berita ini dari laporan terbuka The Jakarta Post dan Al Jazeera. Foto: pesisir Arktik, rekonstruksi redaksi.



